barabere.com, Jakarta - Walaupun kehadiran aparat kepolisian pada hari pertama pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Daerah (USBD) tingkat SD bisa di anggap mengganggu kenyamanan serta shock terapi bagi para siswa yang megikutinya tapi hal itu tidak mengganggu jalannya pelaksaan ujian yang sedang berlangsung bahkan pelaksanaan di hari pertama tersebut aman dan lancar. Seperti halnya pada pelaksanaan ujian di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jembatan Lima, para siswa nampak tak berpengaruh akan kehadiran aparat kepolisian yang menjaga sekolah mereka dengan ketat karena umumnya dengan matang mereka telah siap mengikuti ujian tersebut. Seperti apa yang telah di utarakan oleh salah seorang siswa : "Ujian kali ini bikin semangat saya karena selain telah mempersiapkan diri nmpaknya pelaksanaan ujian pun berjalan dengan aman dan lancar," demikian Anas Lesmana (13th) siswa kelas VI (enam) SDN Jembatan Lima 04 Petang. Senin, (19/5). Adapun data menurut Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada pelaksanaan USBD untuk tingkat SD/MI/SDLB adalah sebagai berikut : Jumlah peserta keseluruhan yang mengikuti USBD sebanyak 151.848. peserta untuk SD dan MI, sedang untuk SDLB hanya 93 orang. Para peserta ujian tersebar di 2.937 SD, 454 Madrasah Ibtidaiyah serta 16 SLB.
19/05/14
06/05/14
Rusunawa Tambora Sekelas Apartemen Mewah, Rampung September 2014
Jakarta, barabere.com - Seusai meresmikan Pasar Jembatan Dua di Jalan Tubagus Angke, Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Jokowi mengunjungi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambora Jakarta barat di Jalan Angke Jaya. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi ingin melihat sejauhmana pembangunan Rusunawa berlangsung. Karena Rusunawa Tambora adalah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang pertama yang nantinya akan menggunakan lift. Beliau pun menjelaskan bahwa Rusunawa Tambora terdiri atas 16 lantai dengan 514 kamar dan di perkirakan pembangunannya selesai dalam waktu dekat. ""Dalam pengerjaannya, siang malam di kebut dan mudah-mudahan September selesai," kilah Jokowi yang juga mantan Walikota Solo. Jum'at, (16/5). Lebih lanjut beliau menambahkan, "Walaupun harga sewa lebih murah tapi bukan berarti keamanan di abaikan begitu saja. Sebaiknya keamanan Rusunawa Tambora yang di kategorikan sekelas dengan apartemen mewah tersebut, harus lebih d tingkatkan. Sehingga walaupun sewanya tidak mahal tapi Rusunawa harus terjaga dengan baik, karena merupakan bentuk pelayanan Pemprov DKI Jakarta pada warganya," pintanya.
Langganan:
Komentar (Atom)