barabere.com, Jakarta - Bersama para guru dan orangtua, ratusan anak didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jembatan Lima 04 Petang, Tambora Jakarta barat untuk kali pertama merayakan Hari Kartini dengan berbagai kegiatan yang sangat menarik. Acara yang di lakukan secara sederhana tersebut meliputi, lomba mewarnai gambar, pawai keliling serta fashion show bagi anak didik yang berminat. Acara yang di mulai sekira pukul 13.00 wib tersebut di awali dengan lomba mewarnai gambar, bertujuan melatih tingkat kecerdasan anak didik dalam bidang seni kreatif. Usai lomba, anak didik di arahkan ke lapangan sekolah dengan tertib dan teratur. Berbaris sesuai kelasnya masing-masing, yakni untuk mendengar sambutan kepala sekolah, Didi Mulyanto. Dalam sambutannya, beliau berharap agar perayaan kali ini tetap semangat. Walau acaranya sederhana, namun kegiatan kali ini patut di akui bahwa antusias orangtua anak didik begitu besar. Dan mudah-mudahan untuk ke depan, kegiatan ini bisa lebih di tingkatkan lagi. "Harapan saya memperingati Hari Kartini kali ini, semoga anak-anak tetap semangat walau acaranya di rayakan secara sederhana. Mudah-mudahan tahun depan, kegiatan ini bisa lebih di tingkatkan lagi," Demikian Didi. Jum'at, (24/4) sore. Usai sambutan kepala sekolah, barisan demi barisan melangkah maju pertanda di mulainya acara pawai keliling mengitari sekitar lingkungan sekolah. Walau kegiatan tersebut terasa sangat melelahkan, namun dengan semangat Kartini umumnya anak didik seakan tak kenal lelah. Usai pawai, mereka semua kembali di kumpulkan di lapangan sekolah untuk mengisi acara akhir yakni lomba fashion show. Lomba tersebut di peruntukkan bagi anak didik yang berminat, hingga di ketahui jumlah anak didik yang mengikut acara tersebut di perkirakan jumlahnya hampir mencapai ratusan orang. Usai keseluruhan acara lomba, belum di ketahui siapa pemenangnya. Rupanya para ongtua anak didik pun bersabar menanti pengumuman, dan umumnya mereka berharap agar anaknya mendapat predikat juara.
24/04/15
15/04/15
DI TAMBORA, RUMAH BIDAN ECIN KURAESIN MAU DI JUAL
barabere.com, Jakarta - Entah karena kesulitan ekonomi atau faktor lainnya sehingga rumah yang sudah puluhan tahun di tempatinya akan di jualnya. Kemungkinan Ibu Ecin Kuraesin (64 th) yang berprofesi sebagai bidan tersebut ingin menghabiskan hari tuanya di rumah suaminya yang sudah meninggal dunia yakni di sekitar kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. "Kemungkinan sehabis rumah laku di jual. saya akan pindah ke daerah Jatinegara," kata Ecin. Rabu, (15/4) sore. Rumah yang di tempatinya tersebut berukuran 4 x 10 m serta memiliki surat Akte Jual Beli. Untuk lokasinya sangat strategis dan berada di dalam gang dengan alamat Jalan Krendang Bedeng Rt004/08 no.26 Kelurahan Duri Utara Kecamatan Tambora Jakarta barat. Dan rumah tersebut akan di jual dengan harga Rp350.000.000,- (Tiga ratus lima puluh juta rupiah) tapi masih bisa nego. Bagi yang berminat, silakan menghubungi Bidan Ecin Kuraesin : (021) 6300734.
04/04/15
Tepi Kali Krendang Utara, Di Percantik
barabere.com, Jakarta - Walaupun nama Mahfud (ex.Lurah Kelapa Dua) masih asing di mata warganya karena baru beberapa bulan menjabat sebagai Lurah Krendang, Tambora Jakarta Barat, namun kinerjanya tak di ragukan. Sepak terjangnya jelas sangat jauh berbeda dari pejabat sebelumnya. Tak terkecuali hari libur, beliaupun sering turun ke lapangan (blusukan) berkunjung ke wilayah-wilayah yang menjadi tanggung-jawabnya. Berbagai keluhan wargapun cepat di tanggapi, kemudian di tindaklanjuti. Seperti halnya keluhan warga pada Harian Independen Poskota kolom Aspirasi Warga Jakarta tentang adanya cucian motor serta PKL di tepi kali Krendang Utara yang sangat mengganggu dan mempersempit jalan, sudah di responnya dengan menertibkannya. Beberapa cucian motor yang ada di wilayah Rw02, 03 dan 04 telah di bongkar kemudian di percantik dengan pot berisi tanaman hias sehingga nampak sebuah taman yang asri. Untuk para PKL, masih di beri kesempatan berjualan di pinggir kali Krendang Utara mulai pukul 17.00 hingga malam. Mereka di perbolehkan berjualan kembali di malam hari karena umumnya warga Krendang yang sudah lama berjualan disana. Salah seorang pedagang menyambut baik kebijakan Lurahnya, "Kami menyambut baik penataan pinggir kali Krendang menjadi taman yang asri dan sangat apresiasi terhadap kebijakan Lurahnya yang membolehkan berjualan kembali seperti sediakala, walaupun harus malam," kata pedagang yang tak mau di sebut namanya. Minggu, (5/4).
Langganan:
Komentar (Atom)