28/05/15

Gerobak PKL Di Jalan Krendang Tengah, Bikin Jalan Sempit

(Inzet : Gerobak PKL yang di kuasai preman) barabere.com, Jakarta - Keberadaan gerobak-gerobak PKL di simpang tiga jalan Krendang Timur dan Krendang Tengah Rw02 atau lebih tepatnya berada di depan musholla, sungguh mengganggu lingkungan. Lagi pula dengan adanya gerobak tersebut, selain tak enak di pandang mata, wilayahpun terkesan kotor dan kumuh. Kondisi jalanpun semakin sempit, sehingga banyak para pengendara kecewa saat melintasinya. Saat masalah tersebut di konfirmasikan kepada bapak Mastur selaku Ketua Rw setempat, beliau menjawab dengan pepatah : "Orang yang makan nangkanya, kami yang kena getahnya," ujar Mastur dengan nada kesal. Beliau menambahkan, "Sebenarnya gerobak-gerobak tersebut milik para pedagang dan biasa di gunakan untuk berjualan pada malam hari yakni di sekitar kawasan Jembatan Lima. Namun usai berjualan, mereka malas untuk membawa pulang. Sehingga banyak di antara pedagang yang menitipkannya kepada preman dan tanpa di ketahui pengurus wilayah setempat. Tentu saja kami sebagai pengurus wilayah merasa kecewa dengan keberadaan gerobak tersebut, sehingga kami merasa tidak di hargai," keluh Mastur. Sabtu, (30/5). Wargapun banyak yang menolak dengan adanya gerobak-gerobak tersebut, karena selain mengganggu aktivitas juga bikin sempit jalan. "Gerobak tersebut suatu ganjalan bagi kami untuk melakukan berbagai kegiatan bersih-bersih lingkungan. Tempat yang seharusnya kami bersihkan, akhirnya di lewati begitu saja. Sehingga wilayah kami yang seharusnya bersih, indah dan asri, tetap saja masih terkesan kotor dan kumuh," demikian Isra, salah satu pengurus wilayah. Dalam mengatasi kesemrawutan di wilayahnya, Masturpun berembug bersama pengurus wilayah lainnya dan di capailah kesimpulan yang intinya meminta serta memohon bantuan pejabat terkait dalam hal ini bapak Camat Tambora dan Lurah Krendang agar secepatnya menertibkan keberadaan gerobak-gerobak yang telah di kuasai preman.

24/05/15

Pencanangan Hari Bakti Dokter Indonesia Ke-107 Di Rusunawa Tambora

(INZET : Ketua Umum PB IDI, dr Zaenal Abidin) barabere.com, Jakarta - Adanya permasalahan kesehatan bangsa yang hampir 70 tahun merdeka, masih banyak di temui saat ini. Padahal masa depan kesehatan bangsa, sangat tergantung pada apa yang di lakukan seluruh komponen bangsa terutama di bidang kesehatan. Karenanya untuk mewujudkan kondisi sehat suatu bangsa, kesehatan anak dalam satu keluarga menjadi sangat penting dalam menentukan kualitas kesehatan generasi penerus. Begitu pula tugas seorang ibu, bersama suami mendidik serta menjaga kesehatan seluruh anggota keluarganya. Sehingga gangguan kesehatan pada ibu dan anak yang secara langsung dapat di katakan mempengaruhi status kesehatan sebuah bangsa, dapat di atasi. Dengan mengusung tema "Dokter Untuk Bangsa, Strategi Merawat Indonesia" pada kegiatan tahun 2015 ini, PB IDI bersama POGI serta Perhimpunan Dokter yang di dukung Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI serta Pemprov DKI, BPJS Kesehatan dan IDI wilayah/cabang se-DKI, baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Gerakan Satu Juta Telur Untuk Anak Indonesia yang merupakan puncak acara pada Hari Bakti Dokter Indonesia ke-107. Adapun kegiatan deteksi dini tersebut menggunakan metode IVA secara cuma-cuma dengan target 300 ibu rumah tangga. Sedang untuk pembagian telur, kegiatan menargetkan anak-anak di bawah usia 2 tahun (1000 hari pertama kehidupan). Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Zaenal Abidin menjelaskan, "Berdasarkan hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka kematian ibu  yang mencapai 32 per 1000 kelahiran hidup sebagian besar akibat kanker serviks. Oleh sebab itu dengan adanya gerakan sederhana seperti deteksi dini serta pencegahannya kemungkinan dapat meminimalisir angka kematian tersebut. Dan apabila di lakukan dengan tepat, massif dan konsisten, maka masalah besarpun akan menjadi kecil yang akhirnya bisa di selesaikan," jelasnya. Beliaupun menambahkan, "Melalui momentum Hari Bakti Dokter Indonesia, seluruh jajaran IDI baik di tingkat pusat maupun daerah dapat lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui kegiatan Sosial kesehatan beliaupun berharap, agar masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada dokter Indonesia di tengah derasnya laju globalisasi dan komersialisasi yang sedikit banyak mengikis rasa kemanusiaan pelaku kesehatan. Semoga Indonesia yang lebih sehat dapat terwujud untuk masa depan yang lebih baik," demikian Zaenal. Minggu, (24/5)

18/05/15

Chicco Jerikho & Marsha Timothy, Raih 2 Piala IMA 2015 "9olden Age"

(INZET : Chicco Jerikho saat memberi sambutan) barabere.com, Jakarta - Berbeda dari tahun sebelumnya, IMA 2015 kali ini hadir dengan nuansa hitam dan emas. Eksklusivitas serta kemegahan penghargaan menjadi momen spesial bagi mereka yang terus menyumbangkan karya yang unik, kreatif dan tak terlupakan. Pada malam puncak IMA 2015, sebanyak 58 film telah terdaftar dengan seleksi yang amat ketat dari para juri. Sehingga beberapa film favorit yang menjadi sorotan dalam perhelatan pun akhirya masuk nominasi. Dari sekian banyak film yang masuk nominasi, hanya film "Di Balik 98" yang di sutradarai Lukman Sardi serta di produksi oleh MNC Pictures yang di nobatkan sebagai film Terfavorit. Dan pada malam puncak IMA 2015 tersebut, beberapa aktor dan aktris meraih Piala penghargaan. Berikut  nama aktor €€€€dan aktris peraih piala Indonesian Movie Awards : (1) Chicco Jerikho di nobatkan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dan Terfavorit meraih 2 Piala IMA 2015 (2) Marsha Timothy di nobatkan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Terfavorit dengan meraih 2 Piala IMA 2015 (3) Arifin Putra di nobatkan sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik (4) Laura Basuki di nobatkan sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik (5) Tissa Biani di nobatkan sebagai Pemeran Anak-Anak Terbaik (6)  Sumarlin Beta di nobatkan sebagai Pendatang Baru Terbaik dan Terfavorit (7) Lukman Sardi dan Diah Wardoyo di nobatkan sebagai Pasangan Terbaik (8) Di Balik 98 dengan sutradara Lukman Sardi di nobatkan sebagai Film Terfavorit (9) Indonesia Negeri Kita Bersama dengan penyanyi Angel Peters di nobatkan sebagai Soundtrack Terfavort. Sedang untuk mengenang bentuk perjuangan di bidang film, para Juri IMA 2015 sepakat membeikan Special Movie Award dalam bentuk Piala Emas kepada Alex Komang (Alm).  

14/05/15

A. RASYID. S. TOKOH PEMUDA, SIAP PIMPIN WARGA RW02 KRENDANG, TAMBORA

A. RASYID  S. : "SIAP MAJU PADA PEMILIHAN KETUA RW02 KRENDANG, MENDATANG". barabere.com, Jakarta - Berbekal pendidikan formal yang dimilikinya, dan juga merupakan suatu syarat bagi calon ketua Rw. Maka pada pemilihan ketua Rw mendatang, beliau menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon ketua Rw02 Krendang, Tambora. Kesemua itu demi panggilan hati nurani serta untuk membangun wilayah dan mementingkan kesejahteraan warganya. Kamis, (14/5).

13/05/15

POSE BERSAMA SAAT CONFERENCE PRESS IMA 2015

barabere.com, Jakarta - Inilah pose salah satu Dewan Juri, Mathias Muchus bersama host, saat acara Conference Press Indonesian Movie Awards 2015 "9olden Age" di Gedung Serbaguna RCTI. Selasa, (12/5).

Indonesian Movie Awards 2015 "9olden Age"

barabere.com, Jakarta - Sebagai wujud apresiasi Insan Perfilman Nasional, RCTI kembali menyajikan perhelatan akbar Indonesia Movie Awards 2015. Di tahun ke--9 penyelenggaraan Indonesia Movie Awards, RCTI terus berkomitmen mendukung Industri Perfilman Tanah Air. Indonesian Movie Awards 2015 menjadi moment di rayakannya masa keemasan Industri Perfilman Nasional. Dengan mengusung tema "9olden Age", seluruh rangkaian acara tersebut di laksanakan pada Senin, 18 Mei 2015 dan akan di siarkan Live oleh RCTI pada pukul 21.00 wib. "Sebagai stasiun televisi yang selalu menampilkan karya para sineas Tanah Air, RCTI turut serta memberikan penghargaan bagi mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan kualitas film lokal. Melalui RCTI, Indonesian Movie Awards akan menjadi perhelatan akbar dalam pemberian penghargaan yang tidak akan terlupakan," ujar Kanti Mirdiati, Managing Director RCTI. Di sisi lain, Programming & Production Director RCTI, Dini Putri menambahkan, "Untuk ke-9 kalinya ajang Indonesian Movie Awards ini di selenggarakan oleh televisi kebanggaan bangsa, RCTI. Dengan mengangkat tema "9olden Age", kami sangat antusias akan kembalinya masa keemasan Industri Perfilman Nasional. Pada ajang ini, sejumlah aktor & aktris kawakan Tanah Air akan menantikan siapa yang akan membawa penghargaan yang telah di sediakan bagi mereka dan karyanya," kata Dini. Selasa, (12/5). Penentuan nomine dan pemenang kategori di tentukan lewat penilaian 5 dewan juri yang sudah berpengalaman dalam Industri Perfilman Nasional, masing-masing : Jujur Prananto, Benny Setiawan, Aditya Gumay dan Marcella Zelianty. Para nomine akan memperebutkan 12 kategori bergengsi yang akan di umumkan pada Malam Puncak Indonesian Movie Awards 2015 yang akan di bawakan oleh host dari cast film "Jomblo" yaitu Ringgo Agus Rahman, Nirina Jubir dan Dennis Adishwara. Dan acara tersebut akan di meriahkan pula oleh penampilan Melly Goeslaw, The Changcuters, Ridho Rhoma, Ayu Ting Ting serta Jhonny Iskandar. Pada malam penganugerahan nanti, para musisi akan membawakan lagu-lagu yang telah di kenal oleh masyarakat luas di sejumlah film nasional. Seperti, Melly Goeslaw dengan soundtrack filmnya "Ada Apa Dengan Cinta", Ridho Rhoma dengan "Assalamualaikum Beijing", The Changcuters dengan "The Tarix Jabrix" serta Ayu Ting Ting & Jhonny Iskandar dengan "Bajaj Bajuri The Movie". Jangan lewatkan kesempatan Malam Puncak Indonesian Movie Awards pada Senin, 18 Mei 2015. Live hanya di RCTI ! 

08/05/15

PKL Pasar Gembrong Tanah Sereal Tambora, Di Razia

barabere.com, Jakarta - Puluhan pedagang pasar gembrong yang biasa mangkal di Jalan Tanah Sereal XIV Rw010 di buat terkaget-kaget. Mereka yang biasa berdagang di atas trotoar hingga ke badan jalan, di razia serta di angkut lapak dagangannya. Karena selain mengganggu aktivitas warga setempat, keberadaan merekapun di anggap menjadi sumber kemacetan. "Tolong jangan di angkut Pak, biar kami yang beresin sendiri," pinta pedagang pakaian yang lapak dagangannya akan di angkut. Rabu, (6/5). Tapi para petugas penertiban tidak menggubris teriakan mereka, lapak dan gerobakpun tetap saja di angkut untuk kemudian di naikkan ke atas truk. Warga yang menyaksikan penertiban tersebut, sangat menyambut baik. Soalnya dengan adanya penertiban ini, jalan tidak lagi sempit dan juga tidak kotor lagi. "Kami warga Rw010 menyambut baik dan sangat berterima kasih kepada bapak Camat, karena mendengar keluhan kami untuk melakukan penertiban disini," kata salah seorang warga. Sementara Camat Tambora yang langsung memimpin penertiban tersebut menjelaskan, "Penertiban PKL di pasar ini merupakan tindaklanjut atas keluhan masyarakat tentang keberadaan pasar di Jalan Tanah Sereal XIV yang mengganggu aktivitas warga juga sering bikin macet akibat jalan tertutup," Demikian Camat Tambora, Mursidin.